Langsung ke konten utama

REKURSIF

   Rekursif adalah fungsi yang mengembalikan nilai dirinya sendiri atau juga dapat diartikan fungsi yang memanggil dirinya sendiri. Nah sebagai contoh kali ini, saya akan memaparkan fungsi rekursif dalam persoalan faktorial nih. Dalam fungsi faktorial kali ini, saya melakukan dua pengkondisian, pertama untuk penghentian fungsi dan yang kedua sebagai penjalannya dan proses fungsi tersebut.
#include <iostream>
 
using namespace std;
 
  
 
long rekursiffaktorial(int f)
 
{
 
    if (f == 0)
 
        return 1;
 
    else
 
        return f * rekursiffaktorial(f - 1);
 
}
 
  
 
int main()
 
{
 
    int x;
 
    int n = 4;
 
    cout << n << "! = "
 
         << rekursiffaktorial(n) << endl;
 
  
 
    n = 9;
 
    cout << n << "! = "
 
         << rekursiffaktorial(n) << endl;
 
  
 
    cout<<"Masukan Angka yang akan difaktorialkan : ";
 
    cin>>x;
 
    cout << x <<"! = " << rekursiffaktorial(x) <<endl;
 
  
 
    return 0;
 
}



Komentar

Postingan populer dari blog ini

SEKUEN       S ekuen adalah sederetan pernyataan-pernyataan yang urutan dan pelaksanaan eksekusinya runtut, yang lebih dahulu ditemukan akan dikerjakan terlebih dahulu. Bila urutan pernyataan dibalik, akan mempunyai makna yang berbeda. Dilihat dari cara kerjanya, atau tugas yang dikerjakannya, , ada tiga macam atau tiga kategori pokok komponen instruksi dalam algoritma, yaitu :Assignment Statement, Input / Output Statement, dan Control Statement. yang maish dapat ditambahkan satu macam lagi yaitu Call Statement, dan return Statement. Tapi bila dilihat dari struktur alur atau urutan pelaksanaan instruksi untuk ketiga komponen diatas, bagaimana mereka tersusun atau terangkai menjadi suatu algoritma, atau program sedemikian rupa sehingga akan terbentuk tiga macam struktur flow yaitu : 1. Sequential flow, (aliran yang dikerjakan urut sesuai urutan penulisan ) 2. Branch flow, (aliran yang melakukan pencabangan) – Uncoditional Branch flow, – Conditional Branch flo...